masilham.com

masilham.com

Followers

Update Terbaru

Pelantikan Gubernur Jakarta dan Gagalnya Move On Para Pendengki

Diposkan oleh On 10:48:00 PM with No comments

pelantikan gubernur
Ah, tak terasa, ternyata saya sudah lama tidak menjamah blog ini. Beberapa bulan ini ada kesibukan offline yang lumayan menyita perhatian saya. Dan saya pun makin kesulitan mengupdate blog ini setelah HP android kesayangan saya mati total.

Kalau ada HP android, saya bisa tetap eksis dan mengupdate blog ini meski harus mencuri-curi waktu di tengah-tengah kesibukan di dunia offline.

Qodarullah hari ini saya ada banyak waktu kosong, sehingga ada pikiran untuk mengisi blog ini.

Dan hari ini merupakan hari pelantikan Gubernur baru untuk DKI Jakarta yaitu Anies Baswedan dan wakil gubernur Sandiaga Uno.

Sebagian besar ummat Islam Jakarta merasa berbahagia atas pelantikan gubernur baru ini. Karena pasangan gubernur pilihan ummat Islam berhasil dilantik menggantikan gubernur lama yang tersangkut kasus penistaan agama.

Sementara itu, para pendukung gubernur yang lama tidak juga lekas move on dari kekalahan pilkada Jakarta. Hal itu tampak dalam opini-opini mereka yang lebih banyak menilai negatif terhadap pasangan gubernur Anies - Sandi.

Dan uniknya, mereka sudah menagih janji DP 0%. Padahal para pendukungnya saja tidak begitu berminat dengan DP 0% he..he... Lagi pula pasangan Anies - Sandi juga baru dilantik, masak udah langsung ditagih janji DP 0%. kan lucu. ha...ha...

Benci jangan terlalu benci, suka jangan terlalu suka. Woles saja kang. Hidup kita cuma sekali di dunia ini, tak perlu lah mempersulit diri dengan fanatisme kebablasan semacam itu.
Asal Mula Saya Taubat dari Kelompok "Suci Tanpa Dosa"

Diposkan oleh On 2:35:00 PM with No comments

wahabi
Oleh :  Maaher At-Thuwailibi.

Tidak perlu ada yang marah apalagi ‘muntah darah’. Sebab saya hanya sekedar menceritakan pengalaman. bukan sedang membicarakan person atau oknum tertentu. anda tidak setuju, itu biasa. anda kejang-kejang dengan testimoni saya, itu pertanda anda perlu dibawa ke rumah sakit jiwa. 😊

📌 DULU, saya paling anti dengan kata-kata ‘demonstrasi’, paling anti dengan kata-kata “Harokah”. berbagai buku yang membantah kalangan Harokah, saya punya. berbagai artikel yang membantah komunitas pergerakan, saya juga punya. Saya sangat antipati dengan istilah ‘revolusi’, ‘reformasi’, dst. saya paling anti dengan nama-nama sejumlah tokoh; semisal Sayyid Quthub, Muhammad Quthub, Said Hawa’, Hasan Al-Banna, Usamah Bin Laden, Syaikh Abdullah Azzam, Syaikh Ahmad Yasin, Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani, Syaikh Safar Hawali, Syaikh Salman Al-‘Audah, Syaikh Abdurrahman Abdul Khaliq, dll. saya paling anti dengan Ikhwanul Muslimin (IM), ormas Wahdah Islamiyyah, dsb. apalagi HTI dan Jama’ah Tabligh (JT), saya benci setengah mati. saya paling rajin membantah Harokah dan aktivis-aktivis jihad pada waktu itu. karena memang itu yang ditanamkan guru-guru saya. Ini asal mulanya.

📌 Muslim yang isbal (yang celananya tidak ngatung diatas mata kaki), saya anggap musuh. Muslim yang sekedar menghadiri acara tahlilan saya anggap “calon neraka”, dll. kalau ketemu orang, kedua mata saya langsung mengarah ke ujung celana nya. (Kalau celananya ngatung, saya anggap dia saudara. Kalau celananya tidak ngatung, maka haram saya jawab salamnya). Kira-kira begitulah bahasa sederhananya. intinya, yang paling benar adalah saya, kelompok saya dan ustad saya. selainnya sesat semua dan salah semua. secara teori memang tidak pernah di ajarkan hal yang demikian dan tidak ada kurikulumnya; tetapi pada faktanya demikianlah sikap yang terbentuk pada diri saya ketika itu dan ini hampir merata. sekali lagi, INI FAKTA !

📌 Sampai akhirnya saya kalah debat dengan muridnya Ustad Abu Bakar Ba’asyir, seorang da’i satu leting dengan saya. beliau alumni Ma'had Al-Mukmin Ngruki. Beliau seorang ustad muda yang akhlaqnya telah berhasil mencuri hati saya sehingga membawa saya menuju hidayah. Prosesnya panjang, tidak semudah makan pisang molen. waktu itu, saya kalah debat dengannya. lalu saya bawa dia ke sebuah pondok pesantren di Solo. saya pertemukan dia dengan kenalan saya, santri paling pintar dan paling cerdas di pondok itu. waktu itu dia adek leting saya. yang mana santri itu kini telah menjadi ‘USTAD’ TERKENAL YANG MASYA ALLAH VIDEO-VIDEO NYA BEREDAR DI MEDSOS. sebut saja namanya “Abdullah”.

📌 Nah, si “Abdullah” ini dikenal sebagai santri paling cerdas dan pintar waktu itu. Saya bawa lah murid Ustad Abu Bakar Ba'asyir tadi ke pondok si “Abdullah”. berdebat secara ilmiah dan argumentatif, dengan membawa kitab dan rujukan masing-masing. Karena si “Abdullah” ini dikenal tsiqoh & kokoh di atas “manhaj Salaf”. Ia paling pintar membantah orang-orang yang dianggap “Haroki”, “Takfiri”, dll. singkat cerita, terjadilah tatap muka dan dialog secara ilmiah dengan bahasa santri. hasilnya: dia (si Abdullah) terbungkam dan diam seribu bahasa. hujjah dan argumentasi muridnya Ustad Abu Bakar Ba’asyir ini tidak bisa dibantah oleh si Abdullah hatta satu kata pun. dan momen tersebut di saksikan oleh beberapa santri di pondok itu. Masya Allah...!  Tema yang di perdebatkan saat itu ialah tentang status negara indonesia dalam pandangan syariat; apakah darul islam atau darul kufur. setelah menyimak perdebatan yang mana si Abdullah ini kalah telak tak bisa menjawan, spontan saya berfikir dan merenung. mulai membaca lagi dan terus menelaah. Sampai akhirnya Allah tunjukkan manhaj yang HAQ ini walillahil hamd.

📌 Intinya. semua tulisan, buku, artikel, dll saat itu sudah saya telan mentah-mentah. Dulu, semua orang saya anggap khawarij, yang mengkritik pemerintah saya anggap khawarij, Ustad ABB saya anggap “anjing neraka”. Itu dulu, dan Allah menyapa saya dengan hidayah-Nya. Merubah pola fikir saya seiring berjalannya waktu; seiring terus belajar, berkumpul dengan tokoh-tokoh agama. Singkat kata, dapurnya kelompok “surgawi” itu sudah saya hafal. dari yang ulamanya, ustad-ustadnya, sampai yang kelas kambing bandotnya (level ekonominya). Catat ya: saya hanya menyoroti pemikiran, manhaj, dan prilaku sosial mereka di tengah kehidupan ummat. Bukan MEMBAHAS AIB ORANG, URUSAN PRIBADI ORANG, atau MENCIBIR PRIVASI ORANG-ORANG TERTENTU. dst. kalla wa alfi kalla..!

📌 Dari semua perjalanan saya, saya menyimpulkan bahwa intinya mereka ini adalah peliharaan rezim penguasa dimanapun mereka berada. kalau khawarij di pelihara ditangan kiri rezim, maka mereka ini dipelihara ditangan kanan rezim. Ustad Muhammad Thalib menyebut mereka sebagai ciptaan zionis yahudi. doktrin yang mereka tanamkan ke pengikutnya bukan ajaran Salafiyyah, tapi doktrin murji-ah. madrasah mereka bukan madrasah Salafiyyah, tapi madrasah Murji-ah. Sebenarnya, mereka sendiri berpecah belah sesama mereka. berkelompok-kelompok, saling tahdzir dan saling menyesatkan satu sama lain. singkat kata, mereka cakar-cakaran layaknya penghuni kebun binatang. Ada yang mau marah? Silahkan... Wong itu fakta. Saya punya semua datanya. 😊

📌 Mereka terpecah menjadi beberapa kelompok. Tapi secara umum, mereka ada dua kelompok besar; Kelompok murji-ah Halabiyyah (tokohnya Ali Hasan Al-Halabi dari yordan) dan kelompok murji-ah Madkhaliyyah (tokohnya Syaikh Robi’ Bin Hadi Al-Madkhali). mereka sama-sama murji-ah gaya baru. bedanya, yang satu membolehkan bermuamalah dengan Jum’iyyah Ihya’ut Turats dan yang satu lagi mengecam keras bermuamalah dengan Jum’iyyah Ihya’ut Turats (sebuah yayasan sosial yang berpusat di kuwait).

📌 Ada satu kelompok lagi yang kelompok ini mentahdzir dua kelompok sebelumnya (Halabiyyah & Madhkaliyyah); yaitu kelompok kecil yang berpusat di Daarul Hadits Dammaj, yaman. Tokohnya bernama Syaikh Yahya Al-Hajuri. kelompok ini lebih ekstrim lagi. Yayasan, ormas, dll menurut mereka haram. intinya, sesama mereka saling Tahdzir. Saling sesat menyesatkan. buku-buku mereka semua habis sudah saya lahap. buku tebal, buku tipis, sampai artikel-artikel, semua sudah saya baca. dan saya berinteraksi langsung dengan mereka; baik yang ada di pulau sumatera maupun yang ada di pulau jawa. intinya, kelompok ini adalah kelompok carut-marut dan rusak. hanya saja berjubahkankan “Sunnah”.

📌 Mereka, sangat membenci saya. membenci saya lahir-batin, sampai ke ubun-ubun.. Bagi saya itu wajar. karena mereka begitu tersengat dengan tulisan-tulisan saya yang membongkar habis propaganda mereka di tengah ummat (wa bil khusus di sosial media). Disamping karena saya juga dulu tumbuh dalam lingkaran mereka.

📌 Mereka punya tradisi. kalau yang kelas eksekutif, tradisi mereka adalah mentahdzir para ulama, ustad, dan tokoh yang tidak sejalan dengan mereka. Sedangkan kelas ekonominya (kelas kambing bandot), kalau berdebat pasti mencaci-maki, sumpah-serapah, menghujat, vonis individu, membully, membuka aib, menjatuhkan kehormatan, dan merusak nama baik. Lalu agar orang percaya dengan semua tindakan dan prilaku buruk mereka itu, maka mereka poles dengan menggunakan dalil-dalil. Itu sudah menjadi budaya dikalangan mereka dari masa ke masa. perlu bukti? bukti yang paling mudah kita lihat saat ini adalah=> Ustad Abdullah Hadrami, Ustad Adi Hidayat, Ustad Oemar Mita, Ustad Abdus Shomad, adalah CONTOH KORBAN tajamnya lisan mereka dan krisisnya akhlaq yang mereka pertontonkan. Maka, benarlah apa yang di katakan Imam Ibnu Sirrin:
إنَّ أكثر الناس خطايا أكثرهم ذكرًا لخطايا الناس

“Sesungguhnya manusia paling banyak kesalahannya adalah manusia yang banyak menyebut kesalahan orang lain”.

📌 Kalau dibantah, mereka langsung bilang “ah itu syubhat”. Semua kebenaran yang datang dari selain ustadnya dianggap “syubhat”. Yang paling benar dan sudah pasti benar hanya ustadnya. Maka, saya taubat dari komplotan ‘mafia berjubahkan sunnah” ini dan saya mengajak saudara-saudari sekalian yang masih terjebak dalam lingkaran hizbiyyah ini untuk segera bertaubat kepada Allah dan kembali ke Manhaj Salaf yang murni, bukan imitasi. Semoga Allah terima taubat saya, memperbaiki akhlaq saya, dan Allah matikan saya dalam keadaan husnul khotimah.

Aamiin yaa Robb...

[ Pustaka At-Thuwailibi Channel ]
Mencari Ide Untuk Menulis di Blog

Diposkan oleh On 6:11:00 AM with No comments

nyari ide
Ngeblog itu akan terasa asyik kalau banyak ide yang bisa dieksekusi menjadi sebuah tulisan. Kebanyakan blogger terkendala masalah ide tulisan ketika hendak mengisi blog mereka. Padahal sebenarnya banyak cara untuk menggali ide tulisan.

Bagaimana caranya? Kalau berdasarkan pengalaman saya sih mudah saja mencari ide. Salah satunya, saya lebih banyak menggali ide dari twitter. Karena di twitter banyak sekali tweet yang bikin gregetan untuk saya bantah. Terutama tweet para pembenci Islam seperti JIL dan para munafikun.

Satu tweet kontroversi dari orang JIL atau orang munafik bisa menghasilkan bantahan satu halaman artikel di blog. Jadi kalau pengen banyak ide, pantengin aja itu twitter dan lihat juga apa yang menjadi trending topic. Kalau saat ini yang menjadi trending topic tentang ceramah Zakir Naik, ya silahkan bikin tulisan tentang Zakir Naik. Gampang kan?

Kenapa saya tidak nyari ide tulisan di facebook? karena saya jarang menjumpai hal-hal yang kontroversi di facebook. Paling banyak isinya keluhan atau orang jualan. Jadi kurang asyik buat nyari ide.

Itu saja saran saya buat para blogger yang kehabisan ide. Selamat berkarya...
Selektif Terhadap Bacaan Itu Penting

Diposkan oleh On 9:00:00 PM with No comments

buku bacaan
Masilham.com - Anda termasuk orang yang tidak bisa lepas dari buku? Apakah anda merasa kehilangan jika sehari saja tidak membaca buku? Apakah anda termasuk orang yang gemar menabung untuk beli buku dari pada beli yang lainnya? Kalau anda adalah tipe orang yang gemar membaca buku, maka berbahagialah. Karena anda memiliki potensi menjadi orang besar. Menjadi orang yang bijak dan berwawasan luas.

Namun tunggu dulu. Kegemaran membaca saja tidak cukup untuk menjadikan anda sebagai orang yang bijak dan berwawasan luas, jika buku-buku yang anda baca tidak berkualitas. Memang membaca buku apa saja adalah hak setiap orang. Namun selektif terhadap bacaan itu sangat penting. Karena apa yang kita baca bisa mempengaruhi karakter dan cara kita berfikir. Ada pepatah mengatakan, "Anda adalah apa yang anda baca", maksudnya, untuk mengetahui siapa jati diri kita, bisa dilihat dari buku apa saja yang sering kita baca.

Dan saya kira benarlah pepatah tersebut. Orang yang setiap hari membaca buku-buku komunisme, lambat laun pikirannya akan teracuni virus komunis. Orang yang sering membaca buku-buku ajaran syiah, lama kelamaan dia akan menjadi orang syiah. Orang yang sering membaca novel-novel dewasa yang berbau porno, lama-kelamaan dia akan sering berpikiran mesum. Naudzubillah.


Ada yang mengatakan, "Apa sih bahayanya buku? lha wong cuma baca doang. Baca buku ajaran sesat tidak harus ikut tersesa kan?t". Memang idealnya begitu. Ketika kita membaca buku-buku yang menyesatkan, misalnya buku komunisme, tidak mengharuskan kita menjadi orang komunis. Tapi jika sebelum membaca buku-buku terlarang itu kita tidak punya bekal ilmu dan iman yang kuat, bisa jadi kita akan mudah disesatkan oleh setan lewat perantara buku itu.

Oleh karena itu, jika kita ingin membaca buku-buku yang terindikasi menyimpang, sebaiknya jangan "kosongkan gelas". Kita penuhi "gelas" kita dulu agar pemikiran-pemikiran sesat tidak memenuhi gelas kita. Silahkan baca buku-buku yang terlarang dengan syarat, 1. Punya bekal ilmu dan iman yang kuat. 2. Memiliki niat untuk menambah wawasan saja, bukan untuk diikuti sebagai petunjuk hidup.

Adalah Zakir Naik seorang da'i yang ahli dalam perbandingan agama. Beliau sering membaca buku-buku dan kitab ajaran agama lain dalam rangka untuk menambah wawasan bukan untuk dijadukan petunjuk hidupnya. Karena beliau sudah punya banyak bekal ilmu agama Islam, sehingga bacaan apapun tidak begitu berefek negatif bagi beliau.Wallahu a'lam bishowwab.
Secangkir Kopi Di Tanah Arab

Diposkan oleh On 9:47:00 PM with No comments

Secangkir kopi di Tanah Arab

Ilir iliran angin merangsang tulang tulang
Secangkir kopi tergenggam di tangan kanan,
Kala itu hamparan ilalang yang membentang
Tapi sekarang luasnya padang gersang yang aku pandang

Dibalik jendela berdebu ku raut ulang sebuah impian
Masa masaku telah hangus usang
Tak ada irama yang aku putar sebagai kawan
Karna aku memang bukan penikmat lagu dan nyanyian

Yaaaaahhhh ...rasa dingin  ini begitu menggelitik rusuk rusukku
Aku bertanya pada luasnya tanah hamparan
Dimanakah pemilik rusuk ini
Sedang ia amat kedinginan
Tapi yang aku temui buaian debu yang beterbangan
Menoleh ke arah kanan  sedikit hamparan kerikil berjajaran

Aku yakin ia ada di seberang yang sekarang tak kasat mata
Karna berdindingkan jarak waktu yang berbeda
Dulu aku mengira kaulah dibalik indahnya ilalang nan hijau
Terurai oleh angin yang bersemilir
Entahlah mungkin kaupun terbang jauh oleh sepoy sepoynya sang piung
Mungkin suatu saat kau datang tanpa aku duga

Dimana angin itu menyampaikan rinduku padamu
Tanpa aku sangka kaupun ketuk pintu hatiku
Membawa sejuta kata indah
Irama nan menggoda
Tanpa suara bisik tetangga
Kau pun meminangku juga
Aduhaaii ..celakalah  kopiku telah dingin   disambar angin buain dalam sunyinya malam .

By: Anggun


Menjadi Keluarga Allah

Diposkan oleh On 8:58:00 PM with No comments

keluarga Allah
Kebanyakan orang akan merasa bangga jika kenal dekat dengan orang yang memilki pengaruh atau kekuasaan. Merasa bangga jika punya teman seorang pejabat atau penguasa. Dan kebanggaan itu akan semakin kuat manakala orang yang memilki kekuasaan atau para pejabat itu adalah keluarganya.

Lalu bagaimana jika kita dekat dengan pemilik kekuasaan tertinggi, yang kekuasaannya tak ada satu makhluk pun yang bisa menandingi?Pasti sangat bangga. Siapakah pemilik kekuasaan yang tak satu pun makhluk bisa menandingi? Dialah Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Maukah kita menjadi manusia yang paling dekat dengan-Nya? Bahkan menjadi keluarga-Nya? Siapapun kita pasti menginginkan itu. Namun tidak sembarang orang bisa menjadi keluarganya Allah. Hanya orang-orang khusus dan terpilih saja yang bisa menjadi keluarganya Allah. Siapa mereka? Mari kita simak hadits berikut ini :

    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أَهْلُ الْقُرْآنِ أَهْلُ اللهِ وَ خَاصَتُهُ-ابن ماجة

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Ahlul Qur`an adalah keluarga Allah dan orang khusus-Nya.” (HR. Ibnu Majah)

Hadits tersebut menerangkan bahwa penghafal Al Qur`an yang sekaligus menjadi pengamalnya, disebut sebagai keluarganya Allahdan merupakan orang-orang yang khusus bagi Allah.

Bukanlah termasuk dalam sebutan itu, kecuali mereka yang suci dari dosa-dosa, baik dhahir maupun batinnya dan menghiasi dirinya dengan ketakwaan. (lihat, Faidh Al Qadir, 3/67)


Siapkah kita menjadi keluarganya Allah? Yuk kita semangatkan diri kita masing-masing untuk menjadi penghafal dan pengamal Al Qur'an.