Followers

Update Terbaru

Cinta Yang Tak Terbalas

Diposkan oleh On 2:49:00 AM with No comments

tak terbalas
Cinta Yang Tak Terbalas

       Perumpamaan kisahku ini seperti ku melihat mawar berduri, hanya karna takut tertusuk akan durinya, akupun tak pernah berani memetiknya, he he ...bisa dibilang lelaki pengecut kali ya.
Sejak dulu aku menyimpan rasa cinta pada temanku, sayangnya dia tidak pernah tahu bahwa semua yang aku lakukan karna aku sayang padanya.
      Nita namanya, wanita berambut pirang dan ceria, dia satu kantor denganku, apapun yang ia butuhkan, ku mencoba selalu ada buat dia. Setiap hari aku antar jemput Nita ke kantor, sungguh hanya karna rasa sayangku yang membuatku bahagia melakukan semuanya tanpa harapan apapun.
Aku tidak berani mengatakan isi hatiku padanya, dia begitu istimewa dan seakan aku tak kan pernah mampu memilikinya.

    Suatu ketika direktur kantor kami mengundang ke acara syukuran ulang tahun putrinya, hampir semua pegawai kantor diundang dalam acara itu.
Sungguh acara besar yang akan beliau selenggarakan.
Aneh bin ajaib peraturan beliau dalam acara tersebut.
Setiap tamu undangan harus datang mengenakan baju yang sopan dan khusus wanita harus berhijab ditambah setiap tamu undangan harus dengan membawa pasangannya masing-masing, dan saat itu pula aku merasakan kekhawatiran yang begitu menyayat kalbu. Bagaimana tidak, aku sendiri bingung akan datang dengan siapa. Tak mungkinkan aku mengajak adikku, dan tak mungkin pula aku mengajak bundaku... hehe .
Hemm ....aku tak ada pilihan lain, karna temanpun tak punya hanya Nita satu-satunya temanku, semoga saja dia tidak mengajak pacarnya dalam acara itu, padahal aku tidak yakin sih kalau dia sudah punya pacar .

    Malam kamis adalah malam syukuran ulang tahun Tiara, ya Tiara wanita pendiam sekali. Tidak sering datang ke kantor, hanya beberapa kali saja .
Seperti yang aku tahu dari beberapa kisah rekan-rekan kantorku, kalau Tiara ini mempunyai keanehan, tidak seperti wanita pada umumnya...iihh menakutkan kalau dengar cerita mereka .
Tapi sungguh kenyataanya sih ga tahu juga.

Wahhh aku lihat Nita sedang duduk santai di kantin, langsung aku samperin dia .
" Hay Nit, lagi ngapain ....tanyaku
"Hay Adit, aku lagi mikirin ulang tahun putrinya Pak boz, nanti aku ma siapa perginya ... jawab Nita
"Wahh kebetulan Nit, kita pergi bersama aja ya ..
"hemm.. tapi kan kita tidak pacaran Dit....sahutnya
"Ya ga apa-apa Nit ...lanjutku dengan menatap padanya.

    Alhamdulillah akhirnya aku bisa bergandengan dengan Nita di pesta nanti.
Bahagianya hatiku kegirangan , sampe pas jalan nabrak pohon depan kantin . huaduhh .....benjol deh kepalaku.
        Ketika aku akan pulang dari kantor, seperti biasa, aku ingin mengantar Nita, tapi kali ini ia menolaknya.
Katanya sih ingin shoping dengan teman-temannya.
Tak heran sih, aku juga tahu kalau Nita memang hobinya shoping dan merawat dirinya, makanya aku tuh menganggapnya mawar penuh duri. Cantik dan menawan, tapi untuk memilikinya sungguh sepertinya mustahil.
Terpaksa kali ini aku pulang sendiri, dan seperti biasa aku selalu membeli martabak manis untuk adikku tersayang.
Saat aku membeli martabak, dari kejauhan aku melihat Nita masuk mall yang tak jauh dari tempat aku berdiri.
Dan aku melihat dia bersama seorang pria gagah tinggi, mungkin karna aku melihatnya juga sekejab, jadi tidak begitu jelas, siapa dia.
     Esok harinya, ketika aku menjemput Nita, ku bertanya padanya.
"Nit , kemaren kamu pergi shoping ma siapa sih ?....
"Sama temenku , kenapa emangnya....tanya nita
"aku melihat kau berduaan masuk mall dengan seorang lelaki...
"Ohh itu Jhoni, teman kuliahku dulu, dia baru saja pulang dari Amerika....jawab Nita.
"ohh ..ya udah ...lanjutku .

Serasa hatiku penuh duri yang menusuk nusuk, kenapa ini ku rasakan. Sungguh walaupun aku tak mengatakan cintaku, kenapa Nita tak pernah tahu. Ya Lathiifff ....jika memang dia bukan jodohku, aku sungguh ikhlas akan cinta yang selama ini ku berikan padanya.
         Malam kamis telah tiba, dan aku akan menghadiri acara ulang tahun Tiara, bersama Nita akupun pergi dengan perasaan bangga.
"MasyaAllah, Nita terlihat cantik malam itu dengan hijab yang ia kenakan.

Sesampainya di tempat acara syukuran, aku masuk bergandengan dengan Nita, aneh memang saat masuk ruangan, bukanya musik dan nyanyian yang aku dengar, tapi malah tilawah alqur'an, ini sepertinya bukan pesta, tapi slametan ...hee hee...(dalam hatiku).

"Hay Nit, ....sapa seorang wanita dari kejauhan.
"Eh ..Lisa ya ....jawab Nita
"Hemm... cowo barumu ya ...tanya Lisa
"Oh ..kenalin ini Adit...
"Iya salam kenal ya..

Para tamu undangan duduk dengan tenang mendengarkan bacaan-bacaan tilawah,
Pak Ruli, beliau yang mengadakan acara ini bersama Tiara dengan gaun yang begitu indah, (masyaAllah Tiara begitu sangat indah dan anggun bagai bidadari ).
Mereka menghampiriku,dan bertanya
" Adit, dengan siapa kamu kesini ?...
"Dengan Nita pak ..jawabku penuh malu
"Hemm ..oh ya perkenalkan ini putri bapak, Tiara namanya.
"Iya ..kenalkan aku Adit.
"aku Tiara ....ucap tiara penuh malu.

Setelah tadi ngobrol-ngobrol dengan Tiara aku rasa tidak ada keanehan dari dirinya, dia seperti wanita pada umumnya, malah kelihatanya dia lebih istimewa dari kebanyakan wanita di zaman sekarang dan ia lebih paham tentang agama, makanya aku tak heran kalau acara ulang tahunnya berbeda dengan yang biasa aku jumpai.

Semenjak aku ngobrol dengan Tiara, ku tak melihat kemana Nita pergi, dan pada akhirnya, aku tanya pada Lisa temannya Nita .
" Maaf Lis, kamu lihat Nita tidak ...tanyaku
"Tadikan Nita pergi dijemput cowonya, Jhoni....jawab Lisa
"Haaahhhh....ucapku penuh kegalauan.

Seketika aku pamit pulang pada Pak Ruli, sebelum beliau tahu kalau aku datang sendiri.
Sungguh kecewanya aku pada Nita, ternyata dia tidak menghargai sedikitpun perhatianku padanya, kali ini aku pulang dengan kesedihan mendalam.
Saat bunda melihatku, dalam keadaan demikian, beliau memelukku dan mendoakanku semoga Allah karuniakan seorang wanita yang tulus menyayangiku.
Ku peluk bunda erat-erat dan ku cium tanganya. Sungguh tak ada kebahagiaan lain, selain kasih sayang bunda dan adikku tersayang.

Keesokan harinya, aku sakit demam dan tidak bisa berangkat ke kantor, terpaksa aku minta izin .
Dan pada sore hari, mobil mewah datang ke rumahku.
Bunda sempat kaget itu siapa, tapi aku sudah mengira kalau itu Pak Ruli yang akan menjengukku .

"Assalamu'alaikum bu...
"Wa'alaikumussalam ..jawab bunda
"Silahkan Pak, masuk dan aku panggilkan Adit ....ucap bunda
"Maaf Pak, aku hari ini tidak bisa masuk kantor.....ucapku ke pak Ruli.
"Aku sengaja datang kemari, ingin menjengukmu dan ingin membicarakan sesuatu padamu.
Dit, bapak tahu kamu itu mencintai Nita sejak lama dan itu sangat terlihat dari cara perhatianmu padanya yang sangat berlebihan.....ucapnya pak Ruli
"Hemm ..kenapa bapak bisa tahu itu, ....tanyaku
"iya Dit, ..bapak mengetahui semuanya, sebenarnya bapak sangat menyukai sikapmu yang sangat perhatian, tapi Nita tidak pernah memberikan balasan cintamu.
Jika kau setuju, bapak meminta kamu untuk meminang putri bapak, Tiara satu-satunya wanita yang tak akan pernah kau jumpai dizaman seperti ini. percayalah Tiara semalam mempunyai firasat yang kuat untuk menjadi istrimu.
"MasyaAllah, Tiara wanita yang begitu sempurna pak....jawabku dengan penuh syukur.

Ya Allah ...sujud syukurku padaMu ya Robb....
Allah kirimkan seorang wanita yang sangat baik dan memiliki akhlak karimah.

Bunda mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan pak Ruli untuk menjadikanku menantunya.
Betapa doa bunda yang selalu aku harapkan dan ridhonya akan kebahagiaanku terpancar dari wajah beliau.

========================
Ingatlah wahai hati, suatu saat akan hadir cinta yang sesungguhnya, dan kau harus relakan rasa cinta yang bukan milikmu. Tersenyumlah karna Allah Maha luas CintaNya.

by: anggun
#CerpenFiksi
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »