Followers

Update Terbaru

Jodohku Semudah Bersin

Diposkan oleh On 2:07:00 AM with No comments

Assalamualaikum .

♡JODOHKU SEMUDAH BERSIN♡.

Mungkin Anggi tidak seberuntung para gadis remaja pada umumnya, dia hanya lulusan SD yang kemudian pada umur yang ke 18 tahun Anggi memutuskan mengadu nasib di kerajaan Saudi.
Alhamdulillah majikannya baik dan dari kalangan yang sangat paham agama. Bak daun jatuh yang kemudian Anggi di simpan dan di rawat sang penemunya.
Bukan hanya uang yang dia dapat tapi kerjanya selama enam tahun menumbuhkan alqur'an dalam dadanya. Majikannya memberikan kesempatan pada Anggi untuk ikut halaqoh tahfidz jaliyat di Jeddah waktu itu, memang belum khatam sepenuhnya tapi dia sudah mendapatkan sanad dari ustadzahnya.
Anggi harus berhenti sampai disini, lebih dari enam tahun dia di negara Arab Saudi, bekerja demi kelangsungan perekonomian keluarga.
Umurnya kini menginjak 24 tahun, itu artinya orang tua Anggi sudah tidak mengijinkannya berlama lama di negara Tauhid ini.
Memang hatinya juga telah merasakan sesuatu yang entah itu apa. Pada masa masa seperti inilah ia mulai gelisah apa lagi sejak mengenal dumay, tapi ia lawan perasaanya dengan menyibukkannya tilawah alqur'an.
Dengan berat hati dia harus cepat pulang karena perintah orangtuanya.
Dan kata orangtunya Anggi harus menikah secepat mungkin ....heemmm mikir , mikirrr, lohh siapa yang mau menikah dengan aku ..heeehe (gumamnya dalam lamunan).

Saatnya telah tiba, waktunya Anggi pulang safar ke indonesia. Berpenampilan biasa, abaya dan hijab ga lupa juga pake cadar, sudah seperti orang arab memang ...hihihi, Anggipun sangat bahagia, lama nian akhirnya dia akan berjumpa dengan keluarga tercinta.

Nampak di bandara Jeddah, ramai oleh para musafirin dari mulai para Tki, pelajar, pegawai dan orang orang umroh menunggu dengan tenang untuk penerbangan Jakarta .

Tak lama kemudian,para penumpang pesawat Saudi Airlines, memasuki pesawat . Dengan suasana tentram, nampak seorang pemuda berjanggut berpenampilan sopan duduk di kursi belakang Anggi dengan membawa alqur'an dan kitab kitabya di taruh di atas kursi sebelahnya .

Ketika pesawat landas, kami membaca doa safar , dan dengan tenang sang pemuda sebut saja Sayid, mulai membca alqur'an dan buku bukunya .ketika bosan dengan buku ini dia mulai membaca buku yang lain. Kali ini buku yang ia baca mengenai keharmonisan dalam rumah tangga yang mawaddah penuh rahmah.
Dia adalah seorang mahasiswa yg telah lulus kuliahnya di sebuah jama' Al Azhar, Cairo.
Setelah dari Mesir dia sempatkan untuk umroh ke Mekkah .

Dalam perjalanan itu pun suasana semakin sunyi .Sayid membaca dalam hati buku tentang hikmah dan berbagai cara serta tips tips mendapatkan jodoh .Yahh.. karena memang tujuannya juga dalam masa pencarian sang pujaan hati sih.Tak lama kemudian sang pemuda inipun tertawa lirih , setelah membaca beberapa bab masalah jodoh .
"Hemm....Di Mesir saja banyak wanita mengumbar aurot, terus apa aku akan mendapatkan wanita yang menjaga dirinya yang penuh sifat haya', pinginnya sih yang belum pernah aku kenal dan tidak dikenal siapapun..gumamnya dalam hati.

Tak lama kemudian malampun tiba dan suasana dingin mulai menyelimuti, secepatnya Sayid mengenakan jaket dan selimut .Tak tahan dengan suasana dingin diapun tak dapat menyeka suara bersin ..

...Haattccuu....
"Alhamdulillah...
"Yarhamukallah .....

Terdengar suara lembut menjawab doanya .dari depan kursi tempat duduknya .
Beberapa kali Sayid bersin, selalu terdengar balasan doa dari depan kursinya
Sayid pun penasaran ...Siapakah gerangan wanita yang duduk didepanya ....gumam Sayid dalam hati.

Saat itu pukul 11.00 PM. Sampailah perjalanan dari Jeddah ke Jakarta dengan selamat .

Ketika penumpang turun satu persatu Sayid menunggu sejenak tanpa bangun dari tempat duduknya karena ia ingat mempunyai hutang ucapan terimakasih pada wanita yang menjawab doanya ketika bersin. Saat suasana mulai sepi gadis itu mulai berdiri dan mengambil tas kecilnya di bagasi, aneh banget bagasi alot untuk dibuka, hadehhh. Akhirnya Sayid yang membukakan bagasi dan sang gadis sangat malu kemudian dia langsung pergi dari tatapannya.

Sesegera mungkin Sayid mengikutinya dan setelah turun dari pesawat dia mencegah gadis itu....
Assalamualaikum ukhti?.....
wa'alaikumussalam ....jawabnya.
Apakah ukhti yang tadi menjawab doa ku .bolehkah saya tahu ukhty tinggal dimana?..
Ahlan wasahlan ya akhi, tafadhol ( gadis itu menyerahkan sobekan kertas alamat rumahnya).
Dan dia segera pergi menuju pendataan paspor khusus TKI.
MasyaaAllah senyumanya terlihat dari kedua matanya yang jelita ...gumam Sayid dalam hati.

Sayid berlalu dengan hati riang dan gembira menuju rumahnya dan pelukan hangat menyambutnya dari kedua orangtua Sayid.
Anehnya kegelisahan justru menyelimuti hatinya ketika mengetahui uminya ingin menjodohkan dia.
Saat itu Sayid bertemu dengan wanita pilihan ibunya, tapi ia tidak berhijab. Dan Sayid tidak tertarik dengannya. Sayid masih mempunyai rasa penasaran dengan gadis yang tempo hari di lihatnya di bandara.
Dengan keberanian ia menjelaskan gadis itu dan segala bujukan serta rayuan dituturkan pada orang tua Sayid.
"Umi dan Abi, aku ingin melamar seorang gadis dan insyaAllah dia gadis yang sholehah. Dia mengerti kalimat kalimat thoyibah dan dia berhijab panjang serta bercadar......
"Bagaimana ananda ingin melamarnya sedangkan ananda tidak pernah lihat wajahnya....tanya umi Sayid
"Saya yakin di balik cadarnya tersimpan keindahan yang belum pernah orang lain melihatnya...
Lagi pula jodohkan cerminan diri kita umi, saya selama ini berusaha memperbaiki diri dan menjauhi setiap larangan agama, saya tidak perlu khawatir atas bagaimana sifatnya gadis itu, insyaAllah dia gadis yang sholehah ... ucap Sayid

Umi dan Abinya Sayid kuwalahan mendengarkan penjelasan anaknya ini. Tanpa ambil pusing keduanya menyetujui permintaan putranya, ummi dan abinya Sayid akan berkunjung ke rumah gadis yang Sayid ceritakan.
Sayid mempersiapkan segalanya untuk perjalanan menuju kediamaan sang gadis.
Bingkisan sederhana di siapkan seindah mungkin.
Terbayang olehnya mata jelita yang sempat dia tatap dari balik cadarnya.
Entah dia siapa dan entah dia sudah mempunyai calon suami atau belum atau bahkan dia akan menolak niat baiknya.
Sungguh Sayid sudah pasrahkan semuanya, dia hanya punya niat satu dan itu tulus .

Dan esok hari mereka pun datang mengunjungi rumah sang gadis.Tidak di sangka rumah yang amat sederhana dan juga di kampung yang hanya banyak perkebunan di sekeliling rumahnya .

Assalamualaikum
Wa'alaikumssalam ...jawab orangtua sang gadis
Maaf bapak, kedatangan kami sebagai wali ananda Sayid ingin menjalin silaturrahmi dengan keluarga bapak .....ujar abinya Sayid
Dengan nada ramah ayah sang gadis mempersilahkan untuk masuk rumahnya .

Mulailah mereka berbincang dan bercakap canda layaknya sahabat yang lama tidak jumpa.
Saatnya Sayid mulai berkata maksud kedatangnnya ..Abinya mewakili pembicaraan mereka ..
Maksud kami datang kesini ingin melamar anak gadis bapak , sekiranya bapak bersedia bolehkah putra kami berta'arufan dengan putri bapak ...?? . ..

Maksudnya melamar siapa ? ......
Dan Sayid mulai menerangkannya.
Gadis yang tempo hari baru datang dari Jakarta setelah safar dari Jeddah ...ujar Sayid

Owh Anggi ..dia baru datang setelah enam tahun bekerja diluar negri .
Buu ..tolong panggil Anggi untuk kemari ..suruhnya pada sang istri ...

Saat keluar dari kamar, umi Sayid terkagum dan penasaran, Anggi bercadar saat menemui mereka .
Nak Anggi silahkan buka cadarnya biar ananda Sayid mempertimbangkan lagi keputusannya itu....ujar ayah Anggi
Ketika ia melepaskan cadarnya ....Sayid terpesona dibuatnya, bukan karena wajahnya yang cantik tapi karena senyumnya penuh arti yang jarang orang mengetahui dan itu berbeda dari para gadis pada umumnya.

Pak izinkan saya meminang putri bapak ..ucap Sayid penuh yakin.
Apakah benar dengan keputusan ananda ini ingin melamar anak kami ..dengan nada yang sangat yakin Sayid mengatakan inshaAllah saya yakin pak .

Sang ayah gadis itu mulai terharu dengan niatnya yang tulus .
Apakah kau menerima lamaran pemuda ini wahai putriku ...tanya ayahnya Anggi
Mengangguk dan tersenyum terucap dari bibir Anggi InsyaAllah yah saya bersedia .

Akhirnya dia yakin akan pilihannya, mereka pasrahkan niatnya hanya karena Allah semata ....Tak lama merekapun menikah dan hari demi hari bertambah benih cinta diantara keduanya, kasih sayangnya semakin erat. Mereka bahagia menjadi pasangan yang sangat harmonis dalam keluarga .

=======================================

‪Sungguh‬ tidak menyangka dimana dari mana bagaimana dan siapa kita akan ditemukan jodoh kita . Hanya dengan kesabaran dan keikhlasanlah Allah pertemukan kita dengan cara yang baik.
Kau baik jodoh baik dan caranya juga baik .
Tetap jaga diri sebaik mungkin ..

by: Anggun
#CerpenFiksi



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »