Followers

Update Terbaru

Yang Terindah Itu Lebih Dari Sempurna

Diposkan oleh On 1:00:00 PM with No comments

sempurna
Yang Terbaik Itu Lebih Dari Sempurna

               Teringat masa-masa dulu, sewaktu masih kuliah.
Terbayang sosok berwajah cantik menawan pintar, juga hemmm ...mantap deh. Namanya Lina, dia itu mantan pacarku dulu, kami menjalin hubungan cinta selama tiga tahun. Dan setelah selesai kuliah, aku ingin melamarnya, tapi Lina belum siap dan masih ingin mengejar cita citanya yaitu menjadi seorang pramugari.
Terpesona memang aku dibuatnya, dia begitu sempurna di hatiku.

"Abi ....!!!! ....
"hahhhh ......jawabku
aku dikagetkan istriku dari lamunan.
"oh....umi, .......
"Apakah ada masalah, dari tadi aku menatapmu sepertinya abi melamunkan sesuatu...tanya istriku
"ga ada ko......
"Ya udah ayo makan malam dulu .....lanjutnya.

              Malampun kembali hadir, sudah satu tahun aku menikah dengan Putri.
Putri itu wanita pilihan orangtuaku, semula aku tak ingin menikah dengannya. Dia wanita biasa, tidak terlalu cantik juga tidak pernah membuatku jatuh hati padanya.
Sebenarnya aku tetap menantikan kehadiran Lina sepulangnya dari luar negri. Tapi ibuku sangat khawatir bila nanti aku menjadi suaminya Lina, karna Lina akan banyak menghabiskan waktu diluar negri dan sering pergi meninggalkanku.
Dan dia akan lebih sering memperhatikan dirinya dari pada memperhatikanku.
hemmm .....karna nasehat-nasehat itulah aku setuju menikah dengan Putri.
Tak ada pilihan lain, aku sudah ngebet banget pingin nikah...hee hee .

Terkadang aku menatap wajah istriku saat terlelap tidur, wajahnya memang tak cantik. Tapi ku akui ketulusanya yang membuatku tetap nyaman bersama dia.
Alhamdulillah ya Robb...Kau hadirkan wanita terbaik untukku.

             Pagi hari, seperti biasa aku bersiap siap pergi ke kantor. Istriku sudah bangun sejak pertama adzan subuh, sudah menyiapkan segalanya, termasuk baju kerjaku.
Setelah sampai di kantor, aku mendapatkan tugas dari meneger kantor, bahwa minggu depan aku harus berangkat ke Singapura.
Mengurus sertifikat disana dengan rekan bisnis.
Hemm ....memang bukan pertama kalinya aku pulang pergi ke luar negri, sudah menjadi tugas pokokku bolak balik ke sana.
Beruntungnya aku mempunyai istri yang sangat baik, pengertian dan patuh padaku, selalu menjaga diri kemanapun aku pergi.

            Hari senin tiba, itu pertanda aku telah siap untuk menuju bandara penerbangan ke Singapura.
"Umi....jaga diri baik baik ya, ku kecup keningnya dan aku peluk dia.
"insyaa Allah ...Abi hati hati yah, jangan pernah tinggalkan sholat dan selalu ingat umi ya bi...ucapnya istriku dengan merelakanku pergi.

Setelah sampai bandara, masuk Gat 1 dan menunggu penerbangan Singapura.
Tak lama kemudian aku memasuki pesawat dan duduk dikursi sesuai no sit.
MasyaAllahh .....tercengang aku melihat paras seorang pramugari yang begitu rupawan dan aku mengenal dia, sungguh tak pernah ku bayangkan, dia Lina.

"Hay Lin...... ku coba menyapanya
"Hello mas Ridwan, .....aduh....lama sekali aku tak jumpa denganmu.....ucap Lina dengan memegang tanganku.
Aku ingin sekali berbincang banyak denganmu...tapi sebentar ya .....pergi dengan melepaskan tangannya yang lembut nan halus.

Setelah beberapa menit, ahirnya pesawat landas dan para penumpang duduk dengan tenang.
        Setibanya di Singapura, begitu aku ingin turun dari pesawat, Lina mencegahku dan memberikanku no hpnya.
"Mas Ridzwan, jangan lupa hubungin aku yah.....
hemm senyumnya yang khas kembali aku ingat sewaktu pacaran.

Aku tinggal di hotel tak jauh dari kantor yang menjadi tujuanku, aku langsung beristirahat karna sudah malam, dan besok aku harus fit ketika menemui direktur perusahaan marketing di Singapur.
        Tapi kenapa malam ini capekku sekejab langsung hilang karna melihat sobekan kertas bertuliskan no hpnya Lina, wahh...jangan-jangan cinta lama kembali bersemi nih. Aku semalaman ga bisa tidur, membayangkan mantan pacarku itu, ingin sekali rasanya menghubungi dia, tapi sudah terlalu larut malam sampai tak terasa, poselku berdering dan ketika ku lihat ternyata pesan dari istriku membangunkanku untuk sholat subuh.

"Abi ...ayo bangun sholat subuh dulu yah..
semoga Abi selalu dalam lindunganNya, doa umi selalu menyertai abi.

hemm ....mataku ngantuk akupun kembali tidur dan tak sempat balas sms Putri.
            Tepat pukul tujuh pagi jam berdering, aku langsung siap-siap pergi ke kantor agar tidak telat.
Alhamdulillah seharian kerja, miting dengan rekan-rekan bisnis lancar tanpa hambatan.
Sorenya aku kembali ke hotel, dan aku ingat akan pesan Lina. Begitu semangatnya aku ingin berjumpa dengan wanita cantik rupawan yang aku idamkan.
Aku mengajak Lina makan malam di hotel, dan saat dia datang, begitu menggoda hatiku, parasnya tambah cantik ketika dulu masih berpacaran denganku.

"Lina gimana kabarmu....tanyaku dengan menatapi wajah cantiknya
"Aku sangat baik mas....
hemmm mas Ridwan semakin cakep aja ya...ucapnya penuh senyuman menawan
"Aduhh kamu tuh ya Lin, sering bilng gitu dari dulu ma aku.
"Mas Ridwan masih sayang ga sih, ma Lina...
"Hahhh ...kaget aku dengan pertanyaanya
"Lebih dari itu sayangku Lina ...ku pegang erat tangannya ...
Dan masa-masa indah kami rasakan kembali malam itu .

      Pagi kembali tiba, seperti biasa aku sibuk bekerja, dan ketika malam aku habiskan waktuku dengan Lina, Selama empat hari berturut-turut kami menjalin asmara cinta yang telah lama tersimpan dalam relung hati kami.

"Mas Ridwan, aku besok akan pergi ke London, sungguh aku cinta ma kamu, apa kau akan menantikanku di indonesia.....tanya Lina
"Tentu saja Lina, aku akan setia menantikanmu.
"malam ini adalah malam terahir kita berjumpa, dan besok aku akan pergi, mungkin bulan depan aku kembali ke indonesia. Nantikan diriku ya...ucap Lina penuh tatapan mempesona.

        Setelah enam hari aku bertugas di Singapura, aku kembali ke indonesia.
Sesampainya di rumah istriku menyambut kedatanganku dengan penuh syukur dan wajah bahagia.
"Alhamdulillah abi kembali dengan selamat ....ucap dia
"Iya ...aku capek sekali...Put ...lanjutku
"ya udah, sekarang abi istirahat ya ..aku buatkan teh hangat .
"makasih ....

       Aku ketiduran sampai adzan Isya', istriku baru berani membangunkanku, itupun karna disuruh untuk sholat.
Selesai sholat, putri meminta agar mengaji bersama, tapi aku menolak karna masih capek dan ingin tidur lagi.
Dia kembali menyelimutiku dan duduk disampingku dengan suara lirih membacakan alqur'an.

     Esok harinya, aku kembali beraktifitas seperti biasa, pergi ke kantor.
Aku mulai memikirkan permintaan Lina padahal aku telah menikahi Putri.
"Mungkinkah aku ceraikan Putri, sebelum Lina tahu kalau aku telah punya istri, karna sungguh hatiku sangat mencintai Lina dan aku ingin memiliki dia.
begitu penat kepalaku memikhhjirkan ini.

Aku pergi ke rumah Hendri, dia sahabat karibku dan ku meminta saran padanya ....
Hendri berkata "selama kau masih nyaman dengan istrimu, maka jangan pernah kau hadirkan wanita lain dihatimu.
Jika memang kau harus meninggalkan istrimu, belum tentu kau akan tentram dengan wanita yang baru.
Sedih ku mendengar nasehatnya, sangat singkat tapi memberikan makna yang berharga.
Ku mencoba memahami semua itu, hatiku juga berkata untuk tetap mempertahankan rumahtangga, tapi keegoisanku membuatku buta.
         Semenjak itu sifatku menjadi berubah pada Putri, aku sering marah-marah bahkan membentak dia ketika menyuruhku untuk sholat, aku bosan dengan keluguannya, ingin ku menceraikan dia, entah kenapa hatiku benar-benar telah tertutup oleh sosok wanita yang ku anggap sempurna.
Dan pada akhirnya, terpaksa aku ceraikan Putri.
Dia pulang ke rumah orangtua angkatnya, karna memang sebenarnya dia yatim piatu sejak kecil.

       Satu bulan telah berlalu, hari dimana ku tunggu telah tiba, bahagianya aku ketika tahu wanita paling sempurna tak lama akan ku miliki .
Aku menunggu kedatangan Lina, menantiku di bandara karna ingin ku jemput dia.

"Hay Lin, aku datang untuk menjemputmu...ucapku ke Lina
"Hemm mas Ridwan ya, oh sorry mas aku sudah ditunggu seseorang .....jawabnya dengan meninggalkanku dan membuang muka.

Aku sangat kecewa dengan sikapnya, apa dia telah lupa akan kata-katanya bulan lalu, bahwa dia memintaku untuk menikahinya.
Ku pandang dari kejauhan seorang lelaki gagah tinggi memeluknya dan mengantarkan Lina dengan mobil mewah.
Sungguh aku sangat kecewa dengan semua ini. Esok harinya aku datang langsung ke rumah Lina, bermaksud melamarnya dalam waktu dekat.

"Assalamu'alaikum...
"Oh mas Ridwan, ada apa ya .....tanya Lina tanpa mempersilahkan aku masuk
"Lin, bukannya kau pernah berkata agar aku menantikanmu, dan aku ingin melamarmu Lin.
"ha ha ha , apa mas .Jangan ngaco ahh, aku tidak pernah berkata seperti itu.
Kau itu telah berdusta padaku, bukannya kau telah menikah satu tahun yang lalu.
Kenapa kau tak jujur padaku. Pergi sekarang juga........perintah Lina dengan mengusirku

Entahlah apa yang harus aku perbuat, kenapa ku tak mendengarkan nasihat sahabatku, kenapa aku tak mengikuti saran ibuku dan mengapa aku tak menuruti kata hatiku. Ya Allah ....sungguh ku telah berdosa mendzolimi wanita terbaik dalam hidupku, wanita yang telah rela mengabdikan dirinya untukku ...oh Tuhan ampunilah aku.
      Hanya bisa ku bersandar pada pelukan ibu, dan beliau sungguh kecewa dengan kelakuanku dan sikapku yang kasar pada Putri, tapi itu semua telah terjadi dan penyesalan tak mungkin menyelesaikan masalah.

Aku mencoba melupakan semua, dan membuka lembaran hidup baru dalam kesendirian, setelah pulang dari kantor, aku melihat Putri diruang tamu bersama ibu.

"Assalamu'alaikum
"wa'alaikumussalam ...jawab ibu
"Putri ...!!!! ....ucapku
" iya abi...jawab putri
"selamat ya nakkk ..ibu bentar lagi akan punya cucu ...ucap ibu penuh girang
"maksudnya ...tanyaku pada ibu
"putri sekarang sedang hamil nak.
Ya Allah ....aku langsung memeluk Putri dan mamohon beribu maaf padanya, ternyata saat aku menceraikan Putri, dia sedang hamil.
Putri meminta aku kembali, dan aku sangat bersyukur atad kebaikan hatinya.
Betapa Putri wanita terbaik dalam hidupku.

============================

Jangan kau mencari yang sempurna.
Karna yang terbaik itu lebih dari sempurna.

by: Anggun
#CerpenFiksi
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »