Followers

Inilah Sebaik-baik Penenang Jiwa dan Penentram Hati

Diposkan oleh On 1:42:00 PM with No comments

sholat malam

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.S Al BAqarah ayat 153)

Jika anda diliputi ketakutan, dihimpit kesedihan, dan dicekik kerisauan,  maka segeralah bangkit untuk melaksanakan shalat, niscaya jiwa akan kembali tenteram dan tenang.

Sesungguhnya, shalat itu –atas ijin Allah- sangatlah cukup untuk hanya sekedar mengusir kesedihan dan kerisauan. Setiap kali dirundung kegelisahan, Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam selalu meminta kepada Bilal ibn Rabbah, “Tenangkanlah kami dengan shalat, wahai Bilal.”(Al Hadits).

Begitulah, shalat benar-benar  merupakan penyejuk hati dan sumber kebahagiaan bagi Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam. Banyak sejarah menggambarkan tentang para tokoh yang pada umumnya mereka sama dalam satu hal, yaitu ; saat dihimpit banyak persoalan sulit dan menghadapi banyak cobaan, mereka meminta pertolongan kepada Allah dengan wasilah shalat yang khusyu’.

Begitulah mereka mencari jalan keluar, sehingga kekuatan, semangat dan tekad hidup mereka pun pulih kembali. Dan pada saat-saat yang sangat genting, kita mengenal dalam syariat Islam tentang shalat khouf, yakni ketika nyawa terancam oleh hunusan pedang lawan yang dapat menyebabkan  kekalahan.  Ini merupakan isyarat bahwa sebaik-baik penenang jiwa dan penentram hati adalah shalat yang khusyu’.

Saat ini ummat Islam Indonesia disudutkan dengan berbagai macam fitnah. Islam dianggap sebagai ajaran radikal, ajaran teroris, intoleran dan lain sebagainya. Dan belum lama ini fitnah itu menimpa para wanita muslimah bercadar, lantaran beberapa waktu yang lalu ada kasus teror BOM di Surabaya yang melibatkan wanita bercadar. Sehingga para muslimah bercadar merasa tidak aman ketika bepergian, bahkan ada video yang viral menggambarkan seorang muslimah bercadar diturunkan dari kendaraan umum oleh para penumpang lainnya. Sungguh sangat disayangkan hal ini terjadi di negeri yang katanya mayoritas berpenduduk muslim ini.

Atas semua fitnah dan bencana yang terjadi, hanya kepada Allah lah tempat kita bersandar dan memohon pertolongan. Hendaklah kita lebih rajin datang ke masjid dan menempelkan kening di atas lantai tempat sujud dalam rangka meraih ridha dari Rabb-nya.

Dengan begitu, insya Allah kita akan selamat dari pelbagai himpitan fitnah dan bencana. Akan tetapi, bila kita enggan dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan melazimi shalat khusyu',  niscaya air mata ini terasa akan membakar kelopaknya dan kesedihan yang mengguncang hati akan menghancurkan kejiwaan kita, hingga menyerahlah kita dalam kefuturan atau yang lebih tragis, kekafiran. Naudzubillah.  

Maka menjadi semakin jelas bahwa, seseorang tidak memiliki kekuatan apapun yang dapat mengantarkannya kepada ketenangan dan ketentraman hati selain shalat yang khusyu'. Salah satu nikmat Allah yang paling besar –jika kita mau berfikir –adalah bahwa shalat wajib lima waktu dalam sehari semalam dapat menebus dosa-dosa kita dan mengangkat derajat kita di sisi  Rabb kita.

Bahkan, shalat lima waktu juga dapat menjadi obat paling mujarab untuk mengobati pelbagai kekalutan yang kita hadapi dan bisa menjadi obat yang sangat manjur untuk berbagai macam penyakit yang kita derita. Betapapun, shalat mampu meniupkan ketulusan iman dan kejernihan iman ke dalam relung hati, sehingga hati pun selalu ridha dengan apa saja yang telah ditentukan Allah.

Lain halnya dengan orang yang suka menjauhi masjid dan meninggalkan shalat. Mereka niscaya akan hidup dari satu kesusahan ke kesusahan yang lain,  dari guncangan jiwa yang satu  ke guncangan jiwa yang lain, dan dari kesengsaraan yang satu ke kesengsaraan yang lain.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan, orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka.” (Q.S.Muhammad ayat 8)

Demikianlah artikel tentang sebaik-baik penenang jiwa dan penentram hati. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahakan kemampuan kepada kita untuk bisa mempersembahkan sholat khusyu' sebagai penenang jiwa. (by : ilham)

Ref : La Tahzan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »