Mengherankan, Seorang Kiyai Menuding Ada Masjid Sebagai Tempat Penyebar Kebencian

Seorang Kiyai atau ulama bahkan pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia memberikan pernyataan yang telah menyakiti ummat Islam. Lantaran beliau menuduh ada masjid yang menjadi tempat penyebar kebencian. Seorang Kiyai yang kini menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma'ruf Amin menuturkan perlu ada pengawasan dari polisi dan pemerintah daerah untuk memperingatkan masjid-masjid yang dalam acara dakwahnya mengandung narasi kebencian.

"Masjid yang dijadikan tempat menebar kebencian harus diingatkan dan diperingatkan supaya tidak dibiarkan masjidnya untuk menyebar kebencian. Itu harus aktif dari kepolisian maupun pemda untuk melakukan pencegahan," kata Ma'ruf saat membuka Festival Tajug 2019 di Cirebon, Jawa Barat, seperti yang diberitakan di CCN Indonesia pada Jumat (22/11).

Masjid adalah rumah Allah sebagai tempat ibadah dan tempat pembinaan ilmu dan akhlak ummat Islam. Tidak ada masjid yang mengajarkan kebencian karena Islam adalah rahmatan lil 'alamin. Apakah sang kiyai sudah lupa akan indahnya Islam setelah menjabat sebagai wakil Presiden?

Mengapa hanya masjid yang dituduh menyebarkan kebencian? sementara di Indonesia ada Kristen, Hindu, Budha dan lainnya.

Kalaulah ada ustadz yang menyebarkan ajaran sesat dan kebencian, setidaknya jangan digeneralisir dengan menuduh ada masjid sebagai sarang penyebar kebencian. Langsung tegur ustadznya dan jangan menyakiti ummat Islam dengan tuduhan seperti itu.

Mengenai tuduhan ini, saya jadi teringat ayat, "Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang MUNAFIK) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani),..." (QS AL MAIDAH 3 : 52).

Jangan sampai pak Kiyai seperti yang disinggung dalam ayat tersebut. Semoga pak Kiyai tidak silau dengan jabatan dan menjual idealisme yang selama ini dipegang erat-erat. Semoga pak Kiyai senantiasa mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

0 Response to "Mengherankan, Seorang Kiyai Menuding Ada Masjid Sebagai Tempat Penyebar Kebencian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel