Dukung LGBTQI, Warganet Indonesia Ramai Boikot Produk Unilever

0
13

Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Questioning, and Intersex (LGBTQI) merupakan kelainan sex yang menyimpang dari kodratnya manusia. Mayoritas penduduk bumi ini masih berfikiran waras dan sepakat menolak gerakan LGBTQI.

Namun, baru-baru ini warganet Indonesia dibuat heboh oleh perusahaan multinasional Unilever, karena mereka secara nyata telah memberikan dukungan terhadap gerakan LGBTQI. Dukungan itu disampaikan melalui akun Instagram milik Unilever yang intinya mengungkapkan komitmennya untuk mendukung gerakan LGBTQI.

Unilever mengunggah pernyataan itu di Instagram pada tanggal 19 Juni 2020 disertai gambar berlogo Unilever yang penuh warna.

“Kami berkomitmen untuk membuat kolega LGBTQI+ kami bangga dengan kami […],” tulisnya.

Unilever secara gamblang menyatakan dukungannya itu bahkan diberitakan sudah menandatangani Deklarasi Amsterdam. Mereka memastikan semua orang di Unilever memiliki akses ke tempat kerja yang benar-benar inklusif.

“Bergabung dengan Open for Business untuk menunjukkan bahwa kami bermaksud bisnis dengan inklusi LGBTQI+ sebagai bagian dari koalisi global,” jelasnya.

Unilever adalah perusahaan yang berpusat di Belanda. Diketahui telah meminta Stonewall untuk menganalisa kebijakan dan menjajaki tingkat dukungan terhadap sikap dan tindakan yang mereka ambil dalam kampanye ini. Dan perlu diketahui bahwa Stonewall merupakan lembaga amal untuk komunitas LGBTQI

“Inisiatif-inisiatif ini hanyalah permulaan. Keragaman kita sebagai manusia adalah yang membuat kita lebih kuat. Inklusi untuk semua adalah apa yang akan membuat kita lebih baik,” ungkapnya.

Komitmen Unilever ini langsung mendapatkan reaksi keras dari warganet terutama yang berasal dari Indonesia. Banyak warganet yang mengungkapkan kekecewaaanya. Sehingga muncul ajakan untuk memboikot seluruh produk-produk Unilever.

“Auto Ganti ke produk lain .. berhenti pakai produk unilever,” ungkap warganet dengan nama akun @akhwat_1092.

“Astaghfirullah hal adzim,” singkat warganet dengan akun @hanimafidah.

Adapula warganet yang menyatakan untuk beralih ke produk lain, seperti yang diutarakan @nurindahpermana. “Saya cinta banget sama produk unilever tapi gara-gara lihat postingan ini saya tidak akan lagi memakai produk unilever karena saya benci LGBT tapi Unilever malah mendukung, auto cari produk lain, good bye unilever.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here